Tuesday, March 17, 2009

Hanya!

Kuhitung berapa kali aku di sini tanpa kau dan pulang dengan senyum terjauh. Sesekali kubawa sesuatu untukmu, tapi bukan sedap malam. Maka terlalu sering aku menemani televisi hingga pagi dalam gelisah tak mati-mati. Dan akhirnya... begitu banyak cerita yang hanya tersimpan di folder sunyi. Hanya!

7 comments:

Lutfi said...

Televisi aja sampe bosen,...

Anonymous said...
This post has been removed by a blog administrator.
muji said...

salam kenal, pak. saya mahasiswa penulisan kreatif lanjut. maaf saya baru sadar ternyata pak budi ini yang mengajar saya kemarin rabu. hehehe. mohon dukungan dan motivasinya dalam menulis.

Bulan Luka said...

Lutfi = nesu?

muji = Siaaaapppp!!!!

ismun faidah said...

mungkin kau memimpikan sedap malam dalam nikmat mi sedaap! kepul-kepul hangat. dengan telor mata sapi di atasnya. sebagai temen nonton TV hingga pagi. biar nggak bete sampai mati. heemmm nyammmmiiiiyyyy....

dan akhirnya, diet kau gagal.
karena terlalu banyak makan mi instan!

hahaha...

kenny said...

yg penting hati kita selalu dekat...auuuuu :D

nur fuad said...

wahai seiris hati tertidur sendiri,
mimpikahkau tentangku?